Esai Emha Ainun Nadjib: Sayap-Sayap Kerbau

Rp 7.000,00

Penulis: Emha Ainun Nadjib
Media: TAJUK
Tahun: 1998, 30 April
Halaman: 90
Ukuran: 2,57 MB

Versi Produksi: Digital/PDF
Kondisi File: terbaca/Terang
Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 20

SKU: KL_9434 Kategori: Label , ,

Keterangan

“Manusia bisa mencapai kemuliaan kepatuhan kepada Tuhan, namun ia juga mampu melorot ke titik paling nadir untuk bandel, mokong, mbalele, dan makar.”

Artikel karya Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) berjudul “Sayap-Sayap Kerbau” ini merupakan kritik tajam yang dibungkus dalam alegori jenaka namun pedas terhadap perilaku penguasa dan elit politik di akhir era Orde Baru.

Esai dibuka dengan fabel tentang dua musafir yang berdebat mengenai sebuah titik hitam di kejauhan. Salah satu meyakini itu kerbau, sementara lainnya yakin itu banteng. Namun, saat didekati, titik tersebut tiba-tiba terbang ke angkasa. Meski jelas-jelas benda itu terbang (seperti burung), si musafir pertama tetap bersikeras dengan konyol: “Pokoknya kerbau! Meskipun bisa terbang, pokoknya kerbau!”

Alegori “kerbau terbang” ini digunakan Cak Nun untuk memotret ketidakjujuran intelektual dan moral para pejabat masa itu. Ia menyindir bagaimana bahasa digunakan untuk memutarbalikkan realitas melalui logika “pokoknya”:

Mengaku pro-reformasi padahal mempertahankan kemapanan.

Mengaku anti-nepotisme padahal duduk di kursi hasil kolusi.

Menyebut kenaikan harga yang mencekik sebagai “penyesuaian”.

Cak Nun memperingatkan pembaca agar waspada terhadap orang-orang dengan mentalitas tegar tengkuk seperti ini. Ia menyebut manusia sebagai makhluk yang paling berpotensi menjadi mulia sekaligus paling “dungu” karena keserakahannya yang tak mengenal batas waktu dan moral.

Esai ini ditutup dengan doa agar bangsa ini dilindungi dari pemimpin yang paling rendah derajatnya (asfala safilin) namun memiliki kuasa dan senjata.

CATATAN

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.