Buku Darul Islam Karya C. Van Dijk: Bendera Islam di Tengah Kancah

Rp 20.000,00

Penulis: C. Van Dijk
Media: ZAMAN
Tahun: 1983, 7 Mei, No.32/IV
Halaman: I-XXV
Ukuran: 191 MB

Versi Produksi: Digital/PDF
Kondisi File: terbaca/Terang
Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 20

SKU: KL_9553 Kategori: Label , , , ,

Keterangan

“Kartosuwirjo menahan diri lebih dari setahun untuk secara terang-terangan menentang kekuasaan Republik – sampai Agustus 1949. Tapi antara Februari 1948 dan Agustus 1949 itu dia merasa makin menjadi maharaja Jawa Barat – setelah Pemerintah Republik menyerahkan daerah itu kepada Belanda dan pasukan-pasukan Republik meninggalkannya.”

Kliping ini merupakan ulasan mendalam dan adaptasi dari bab-bab penting buku Rebellion Under The Banner of Islam karya C. Van Dijk yang diterbitkan oleh PT Grafiti Pers sebagai bonus Majalah Zaman. 

Secara garis besar, kliping ini menelusuri akar sejarah, latar belakang ideologis, dinamika politik, hingga proklamasi gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di bawah kepemimpinan Sekarmadji Maridjan Kartosuwirjo.

Kliping ini mengawali pembahasannya dengan memotret kelahiran Republik Indonesia yang dipenuhi kesengsaraan akibat penjajahan, konflik internal, serta kemunculan berbagai pemberontakan regional. Di tengah situasi krisis tersebut, gerakan DI di Jawa Barat menonjol karena gaungnya yang luas di kalangan masyarakat petani. 

Gerakan ini berakar dari wilayah pegunungan Jawa Barat, mulai dari Bandung Timur hingga perbatasan Jawa Tengah. Secara harfiah, Darul Islam diartikan sebagai “rumah atau keluarga Islam” (dunia Islam), yang berhadapan dengan Darul Harb (wilayah perang atau dunia kafir) yang secara berangsur-angsur hendak dimasukkan ke dalam dār al-Islām.

Latar belakang personal Kartosuwirjo dikupas secara detail. Lahir di Cepu pada 7 Februari 1905 sebagai anak seorang mantri penjual candu, ia mengenyam pendidikan sekuler yang elit, termasuk di Europeesche Lagere School (ELS) dan Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS) Surabaya, sebelum akhirnya dikeluarkan karena aktivitas politiknya. 

Di Surabaya, ia tinggal bersama dan menjadi sekretaris pribadi pemimpin besar Sarekat Islam, H.O.S. Tjokroaminoto, yang kemudian membentuk pemikiran politik Islamnya. Kartosuwirjo kemudian aktif di Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) dan mempromosikan konsep hijrah (nonkooperasi total terhadap pemerintah kolonial) serta konsepsi kemakmuran bagi negeri dan kemenangan dalam pertempuran melalui mistisisme lokal.

Ketegangan ideologis memuncak pasca-Proklamasi Kemerdekaan 1945. Konflik tajam muncul setelah disepaktinya Perjanjian Renville pada Januari 1948, yang mengharuskan pasukan resmi Republik (Divisi Siliwangi) mengosongkan dan mundur dari kantong-kantong gerilya di Jawa Barat. Kartosuwirjo dan para panglima Hizbullah serta Sabilillah menolak keras keputusan mundurnya Republik. 

Bagi mereka, wilayah Jawa Barat yang ditinggalkan Republik secara otomatis menjadi wilayah de facto Majelis Islam. Di bawah kepemimpinannya, kekosongan kekuasaan ini dimanfaatkan untuk membentuk pemerintahan daerah dasar dan mendirikan Tentara Islam Indonesia (TII) pada awal tahun 1948 untuk melanjutkan perlawanan terhadap Belanda.

Puncaknya terjadi pasca-Aksi Militer Belanda Kedua pada Desember 1948. Kartosuwirjo menganggap penangkapan para pemimpin Republik oleh Belanda sebagai bukti runtuhnya legitimasi dan eksistensi Republik Indonesia. 

Di tengah situasi rumit yang melibatkan pertempuran multi-pihak (NII, RI, Belanda, dan Negara Pasundan), Kartosuwirjo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) secara resmi pada 7 Agustus 1949 di Desa Cisampang, Cisayong, Tasikmalaya. 

Kliping ini memaparkan struktur politik NII yang dituangkan dalam konstitusi Qanun Azasy (Kanun Asasi), yang menetapkan Islam sebagai landasan negara, Al-Quran dan Hadits sebagai kekuasaan tertinggi, serta menunjuk seorang Imam (kepala negara) yang memimpin dewan-dewan konstitusional seperti Majlis Syuro, Dewan Imamah, dan Dewan Fatwa.

CATATAN

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:

– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co

– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.