Keterangan
CATATAN: Jika sulit untuk login, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)
“Di balik laki-laki besar, selalu ada perempuan besar.”
Sebuah peribahasa Amerika ini sepertinya sering kali diasosiasikan dengan sepak terjang ibu negara yang berada di belakang para pemimpin. Peribahasa itu juga yang tepat mencerminkan kekuatan Fatmawati Sukarno, ibu negara pertama negara ini, yang berada di balik kebesaran sang proklamator, Sukarno.
Setidaknya Fatmawati Sukarno adalah perempuan yang berada di samping suaminya, pada saat-saat penting dari sejarah bangsa ini–dalam pidato lahirnya Pancasila yang terkenal itu, juga di saat persiapan kemerdekaan, waktu mereka ‘diculik’ para pemuda ke Rengasdengklok maupun waktu berapat di rumah Laksamana Maeda. Dalam foto yang memperlihatkan saat pengibaran bendera merah putih di hari proklamasi, selain Sukarno dan Hatta, tampak punggung perempuan berkerudung dengan hanya motif garis. Itulah Fatma, yang sedang menyaksikan bendera yang dijahitnya sendiri.





