Keterangan
CATATAN: Jika sulit untuk login, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Wasap ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)
ISI BUKU
Tentang Penulis ~ 2
Pengantar Editor ~ 5
Isi Buku ~ 11
Kisah Para Penggila Buku
- / Kisah Para Penggila Buku ~ 17
- / Tiga Mengantar “Clearing House ” ke Pekuburan Terakhir ~ 22
- / Para Pemburu dan Pembela Buku ~ 28
- / Dunia Bebas, Dunia Gratis ~ 34
- / Menulis Itu Seperti Para Darwis yang Menari Sampai “Trance ” ~ 41
- / Sukarno, Hiburanku di Buku-Buku ~ 46
- / Penerbit Jogja Membela Diri ~ 51
- / Pondok Baca, Pleidoi Dini ~ 57
Reposisi Peran Agama
- / Mereproduksi Tipologi Masyarakat Madani ~ 65
- / “Meluruskan” Sejarah Masuknya Islam di Nusantara ~ 70
- / Menuju Rekonsiliasi Peradaban ~ 77
- / Menggugat Tiga Musuh Besar Peradaban ~ 83
- / Reposisi Peran Agama ~ 90
- / Tahajud Sehat ala Dokter Sholeh ~ 94
- / Muhammad di Mata Seorang Biarawati ~ 99
- / Islam Kiri, Jangkar “Ideologi Sosial” Alternafif ~ 104
- / Kaum Agamawan, Berhentilah Berkhotbah ~ 109
- / Melihat Majapahit Berubah Menjadi Negara Gagal ~ 115
Menelusuri Jejak Indonesia
- / Nasionalisme Para Juru Suntik ~ 125
- / Klandestin Para Superpatriot ~ 134
- / Jejak Indonesia dalam Empat Tonggak ~ 140
- / G 30 S, Klandestin Setengah Hati ~ 146
- / Fredy S., Seks, dan G30S ~ 153
- / ‘Malpraktik’ dari Digul ~ 159
- / “Para Pahlawan Repelita Orde Harto” ~ 166
- / Menggeledah Dua Kitab Resmi Pengkhianatan PKI ~ 175
- / Dua Lapis Cakrawala Si Penulis Bugar ~ 190
- / Titik Balik di Usia yang Kian Magrib ~ 218
- Monumen Peringatan untuk Penguasa ~ 224
Menyoal Tubuh dan Ingatan
- / Yang Cantik yang tak Mudah (Di)Takluk(kan) ~ 233
- / Cantik itu Dilukai ~ 239
- / Batu, Macondo, dan Halimunda ~ 245
- / Tubuhku, Tuhanku: Konstruksi Pascanovel ~ 251
- / Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas ~ 256
- / Perang untuk Sebuah Lupa ~ 271
- / 17 Tonggak Heboh Buku “33” Tips Meresensi Buku di Abad 21 ~ 275
- / Scripta Yang Memperkarakan Tabu ~ 281
Sekrup-Sekrup Kekuasaan
- / Omi, Ben, dan Riwayat Imagined Communites ~ 289
- / Kesetaraan Yang Ditegakkan Student Hidjo ~ 293
- / Sastra Bertendens ~ 311
- / Sabda Nietszche tentang Matinya Dua “Hantu” ~ 316
- / Si Terkutuk yang Jarang Dibaca ~ 321
- / Matriarki dan Luruhnya Kuasa Patriarki ~ 327
- / Jejak Manusia Pascakolonial Menegakkan ‘Politik Ingatan’ ~ 333
- / Membongkar Imaji Postkolonial ~ 339
- / J.M. Coetzee: Politik Ras dalam Sastra Pascakolonial ~ 345
- / Kedai Pascakolonial Okri ~ 354
- / Jhumpa Lahiri: Mikrokultur dalam Sastra Pascakolonial ~ 361
- / Yang Tumbuh Bersama Kontrol Kolonial ~ 368
Menjilid Tanah dan Air
- / Dari Rimba dengan Empati ~ 377
- / Belajar Bandel Temukan Rahmat Pusaka ~ 383
- / Cermin Retak Kuli Imigran (Perempuan) Indonesia ~ 389
- / Ia Yang Menulis Laut ~ 395
- / Jangan Takut Laut, Cucu Pelaut! ~ 399
- / Kalau Miskin, Jangan Coba-Coba Sakit ~ 406
- / Ketika Laut Menjadi Pekarangan Belakang ~ 410
- / Pelras dan Kesepian Narasi Bugis ~ 414
Riwayat Publikasi ~ 419
Indeks ~ 427
Tentang Editor ~ 446





