Keterangan
“Krisis yang kita alami sekarang bukan semata-mata krisis moneter ekonomi. Tapi yang lebih parah adalah krisis keteladanan dari hulu sampai ke hilir.” — Prof. Dr. Syafii Maarif
Kliping bertajuk “Dialog di antara Arus Demo” merekam upaya komunikasi politik antara rezim Orde Baru (melalui ABRI dan jajaran menteri) dengan gerakan mahasiswa di tengah eskalasi krisis 1998. Fokus utama pembahasan mencakup tuntutan reformasi politik, peninjauan kembali 5 Paket UU Politik, penghapusan nepotisme, hingga kontroversi Dwifungsi ABRI.
Dalam dialog di PRJ dan TMII, mahasiswa menyuarakan keresahan atas krisis ekonomi yang berakar dari krisis keteladanan dan moralitas pemimpin. Mereka menuntut transparansi pemerintah terkait utang swasta dan mendesak pembersihan birokrasi dari praktik korupsi. Di sisi lain, pemerintah yang diwakili Jenderal Wiranto dan R. Hartono mencoba menawarkan “reformasi konstitusional” yang bersifat gradual, bukan radikal. ABRI bersikeras bahwa Dwifungsi tetap diperlukan untuk stabilitas nasional, meski mengakui perlunya penyesuaian implementasi agar tidak kaku.
Secara keseluruhan, dokumen ini menangkap suasana kebatinan yang tegang: mahasiswa yang mulai kehilangan kepercayaan pada lembaga formal (DPR/MPR) dan pemerintah yang berusaha keras meredam gejolak massa melalui retorika dialogis demi menjaga stabilitas nasional di ambang keruntuhan Orde Baru.
NARASUMBER
Jenderal Wiranto (Menhankam/Pangab)
R. Hartono (Menteri Dalam Negeri)
Letjen Susilo Bambang Yudhoyono (Kassospol ABRI)
Letjen Syarwan Hamid (F-ABRI)
Ny. Siti Hardiyanti Rukmana / Mbak Tutut (Menteri Sosial)
Ginandjar Kartasasmita (Menko Ekuin)
Wiranto Arismunandar (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan)
Theo L. Sambuaga (Menteri Tenaga Kerja)
Muladi (Menteri Kehakiman)
Prof. Dr. Syafii Maarif (Pengamat Politik/PP Muhammadiyah)
Dr. Salim Said (Pengamat Militer)
Yusril Ihza Mahendra (Pakar Hukum)
Sayidiman Suryohadiprodjo (Pengamat Politik)
Dr. Daniel Sparingga (Akademisi Unair)
Ismed (Ketua PB Pemuda Muslimin Indonesia)
Nurdiansyah (SMPT Univ. Haluoleo, Kendari)
Munawar Fuad (Ketua Bidang Kajian GP Ansor)
Drs. H. Toto Mulyanto (Ketua DPP GM Kosgoro)
Deden Suparjo (SMPT Unair)
Muhammad Rifki (SMPT Univ. Brawijaya)
Jafar Amirudin (ITS Surabaya)
Dr. H. Saleh Al Jufri (NU Jawa Timur)
Muhammad Ali Akbar (SMPT ITN Malang)
Sulaiman (HMI Ciputat/Univ. Muhammadiyah Jakarta)
Muhammad Jufri (Civitas akademika)
Andi Rusydi (HMI cabang Mataram)
Fahmi Lubis (SMPT Universitas Bengkulu)
Agus Juy (HMI cabang Madura, Jatim)
Agus M. Azis (HMI cabang Ciputat)
DAFTAR KLIPING
1 ~ Dialog di antara Arus Demo. Pengantar mengenai gelombang tuntutan mahasiswa dan peta diskusi yang difasilitasi Mabes ABRI.
2-9 ~ Mulailah dengan Mengakui Dosa-dosa Politik. Rekaman diskusi di PRJ mengenai urgensi reformasi moral, revisi UU Politik, dan pembelaan ABRI atas konsep Dwifungsi.
10-11 ~ Pantarlih, WC dan Walk Out. Berisi laporan dialog antara Mendagri R. Hartono dengan mahasiswa mengenai reformasi politik, paket UU Politik, dan kritik mahasiswa terhadap dominasi Golkar yang diwarnai aksi walk out.
12 – 14 ~ Kita Semua Panik. Menampilkan tanya-jawab dengan Menteri Kehakiman Muladi mengenai supremasi hukum, pemberantasan mafia peradilan, serta rencana pencabutan atau revisi UU Subversi.
15 – 16 ~ Perlu Tapi untuk Tahun 2003. Memuat diskusi panel yang menghadirkan Jenderal (Purn) Soemitro dan Syarwan Hamid mengenai reposisi peran sosial politik ABRI, suksesi kepemimpinan nasional, dan amandemen UUD 1945.
CATATAN
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.

