Keterangan
Melalu Dekrit Darurat 18 Agustus lalu, Presiden Kolumbia Virgilio Barco Vargas mengumumkan perang terhadap komplotan perdagangan narkotik di negerinya. Yakni, yang berpusat di kota industri Medellin (400 km arah barat laut dari ibukota Kolumbia, Bogota) dan Cali di selatan. Para mafia barang haram itu — yang menamakan dirinya gerombolan The Extraditables — segera balik melancarkan perang totoal terhadap pemerintah, oligarki industri dan politik, serta para wartawan (EDITOR, September).
Bahwa para wartawan juga menjadi sasaran, karena dianggap telah ikut menyerang dan menghina biang kerok narkotik tadi, sungguh memprihatinkan. Meskipun, hal semcam itu memang merupakan risiko logis yang harus diterima sehubungan dengan tugas moral yang diemban para jurnalis di mana pun.
CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)





