Keterangan
Lelaki di Ujung Senja (Halaman 28): Kronik ini mengulas film Heaven’s Prisoners karya sutradara Phil Joanou yang diangkat dari novel laris James Lee Burke. Kisahnya berpusat pada Dave Robicheaux (Alec Baldwin), seorang mantan polisi New Orleans yang mencoba hidup tenang bersama istrinya namun kembali terseret ke dalam pusaran kriminalitas setempat.
Visualisasi Komik Triad (Halaman 28): Kronik ini mengulas film laga Hong Kong berjudul Young and Dangerous yang diadaptasi dari komik populer tentang kehidupan empat sekawan di dunia mafia (triad). Selain menyajikan teknik kolase estetis, film ini mencerminkan keresahan masyarakat Hong Kong menjelang pengembalian kedaulatan dari Inggris ke pemerintahan China pada pertengahan tahun 1997.
Apa Daya Wanita Mengerling (Halaman 28): Kronik ini membahas film misteri-drama berjudul Hour Glass yang disutradarai sekaligus dibintangi oleh Thomas Howell bersama Kiefer Sutherland. Berlatar belakang gemerlap dunia peragaan busana, film ini menyajikan konflik perebutan aset perusahaan keluarga, intrik asmara, serta pengkhianatan yang berujung pada kasus pembunuhan.
Ciputra Merajut Keringat (Halaman 29): Kronik ini mengulas buku Kiat Menjadi Konglomerat karya Bondan Winarno yang membedah manajemen dan sejarah pertumbuhan kelompok usaha Pembangunan Jaya dari modal awal Rp 10 juta hingga berkembang menjadi Rp 5 triliun. Buku tersebut juga menyoroti proses alih generasi kepemimpinan menyambut hari ulang tahun ke-35 perusahaan, dari Ciputra kepada Hanafi Lauw.
Sukses Itu Mahal (Halaman 29): Kronik ini mengulas buku autobiografi Raksasa Retail Amerika karya Sam Walton dan John Huey yang menceritakan perjalanan pendirian Wal-Mart dari sebuah toko kecil di Arkansas hingga menjadi jaringan retail terbesar di dunia. Buku ini menggarisbawahi prinsip hidup Sam Walton yang tetap sederhana, menghargai kemitraan, serta memprioritaskan kepentingan tim di atas keuntungan pribadi.
Menggugat Modernisme (Halaman 29): Kronik ini membahas buku Kisah dari Kampung Halaman yang ditulis oleh Stepanus Djuweng dkk., dengan editor Dr. Daniel Dhakidae. Buku tersebut mengkritisi dampak destruktif dari modernisasi dan ideologi pembangunan yang kerap meminggirkan masyarakat suku pedalaman, sekaligus menawarkan pentingnya memunculkan kearifan lokal sebagai ideologi tandingan.
Membiarkan Sastra Marginal (Halaman 30): Kronik ini membahas fenomena marginalisasi dalam sejarah sastra Indonesia, seperti tersisihnya karya-karya bertema religius, liris, hingga sastra peranakan Tionghoa akibat dominasi arus utama politis dan kanonisasi. Berdasarkan hasil Pertemuan Ilmiah Nasional VII HISKI, ditegaskan pentingnya melihat bentuk-bentuk sastra marginal ini sebagai proses seleksi budaya yang memperkaya khazanah ekspresi nasional.
Malang Benar Kota Impian (Halaman 30): Kronik ini mengulas pameran fotografi karya Ong Kian Bie, seorang fotografer veteran berusia 89 tahun yang mendokumentasikan keindahan estetika dan arsitektur Kota Malang sejak tahun 1923. Melalui koleksi foto hitam-putihnya di Erasmus Huis, ia berhasil mengabadikan transformasi bangunan bersejarah zaman Hindia Belanda sekaligus potret kehidupan rakyat jelata di sekitar Malang.
CATATAN
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.





