Keterangan
“Kalau kalian benar saling merasa cocok, tak ada jeleknya kalian menikah,” kata Ibu memberikan pandangan.
“Kalau aku lelaki, tentu aku akan melamarnya, Bu,” jawabku. “Tapi aku ‘kan perempuan? Seorang perempuan hanya bisa menunggu, ‘kan?”
“Ibu yakin tak lama lagi Nak Budi pasti meminangmu,” tutur Ibu sambil mengerlingkan ekor matanya. Aku tersipu-sipu.
CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)





