Keterangan
Kliping yang merupakan laporan investigasi ini membedah gurita perjudian di Jakarta yang tetap subur meski digempur operasi militer. Dengan perputaran uang mencapai ratusan juta rupiah per malam di satu titik, bisnis ini melibatkan jaringan yang kompleks, mulai dari bandar kelas kakap seperti Apo dan Aseng Kodok, hingga penggunaan “bemper” atau orang suruhan yang pasang badan saat penggerebekan.
Lokasi perjudian tersebar strategis di Jakarta, mulai dari gedung mewah, hotel berbintang, hingga gang sempit di kawasan seperti Mangga Besar, Pancoran, dan Kali Jodo. Jenis permainan pun beragam, dari yang tradisional seperti hwa hwee dan dadap koprok, hingga mesin ketangkasan mickey mouse. Ironisnya, kekuatan bisnis haram ini bukan hanya pada modal, melainkan pada sistem pengamanan berlapis dan kolaborasi dengan oknum aparat.
Sistem “setoran” kepada oknum petugas keamanan menjadi rahasia umum guna menjamin kelancaran operasional. Bahkan, teknik pengintaian balik dilakukan oleh pihak bandar untuk memonitor pergerakan aparat, membuat operasi seringkali bocor dan berakhir dengan hasil nihil.
Meskipun tokoh seperti Kolonel CPM Hendardji dari Pomdam Jaya mencoba melakukan tindakan represif dengan menghancurkan alat judi di tempat, rantai bisnis ini sulit diputus karena besarnya nilai ekonomi yang mampu menutupi kerugian aset dalam hitungan hari.
NARASUMBER
Kolonel CPM Drs. Hendardji: Komandan Pomdam Jaya (Danpomdam Jaya).
Mayjen Pol. (Purn.) Koesparmono Irsan: Mantan Deputy Operasi Kepala Staf Polri (Deops Kapolri) dan Anggota Komnas HAM.
Letkol (Pol.) Drs. Abdullah H.S.: Kanit Judi Susila Polda Metro Jaya.
Acong (Nama Samaran): Mantan bandar atau orang dalam di arena judi milik Acan.
Usman: Salah satu nama yang disebut sebagai pemilik rumah judi di Jakarta Barat.
Eman (Nama Samaran): Koordinator lapangan bola ketangkasan di Mangga Besar.
Mcy Mey: Seorang pemain judi yang ditemui di kawasan Hayam Wuruk.
Ateng (Nama Samaran): Sosok yang memahami kolaborasi antara bandar dan oknum pejabat keamanan.
DAFTAR KLIPING
80-81: Ini Dia, Peta Judi Jakarta. Pembukaan investigasi yang menceritakan aksi penggerebekan Pomdam Jaya di Mangga Besar dan profil bandar “miskin” bernama Acan.
82-83: Peta Judi. Membedah persebaran lokasi judi di Jakarta (Kali Jodo, Glodok, Hayam Wuruk) serta sejarah pajak judi di era Ali Sadikin.
84-85: Dari Remi Tusuk Hingga Hwa Hwee. Penjelasan detail mengenai berbagai jenis permainan judi, sistem koin/kupon, dan cara kerja bandar menggaet pemain kelas bawah hingga atas.
86-87: Sistem Pengamanan Sang Bandar. Mengungkap taktik bandar menghindari hukum, mulai dari menyewa “bemper”, menyuap oknum, hingga memata-matai markas aparat.
CATATAN
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.





