Keterangan
“Saya hanyalah alat: DIA-lah yang menggerakkan. Saya ‘hilang’ dalam proses kreatif saya. Yang ada hanyalah kehendak Allah SWT…”
Kliping majalahUMMAT nomor 11 tahun I tanggal 27 November 1995 memuat profil Trisutji Djuliati Kamal, seorang komponis musik kontemporer terkemuka Indonesia. Perjalanan spiritualitas Islam Trisutji tertoreh mendalam sejak kumandang azan Ashar di Jakarta pada tahun 1974 menyapa jiwanya. Peristiwa tersebut menjadipoint of return yang menggerakkan naluri musikalnya untuk melahirkan komposisi religius pertama berjudulTembang. Sejak saat itu, ia konsisten menggali kebenaran Islam dan menuangkannya ke dalam karya-karya musik yang kemudian ditampilkan di Festival Istiqlal II.
Trisutji lahir pada 28 November 1936 dari keluarga pencinta seni berdarah ningrat Javanese-Sumatra. Bakat seninya mengalir dari sang ayah yang mahir menggesek biola, serta pengaruh budaya Jawa yang kuat dari ibunya. Ia menyelesaikan pendidikanHBS di Medan pada 1955 sebelum bertolak ke Eropa untuk mendalami ilmu musik diAmsterdam Conservatory,Ecole Normale de Musique, dan berguru diConservatorio Santa Cecilia Roma hingga lulus tahun 1965.
Eksplorasi estetikanya memadukan musik klasik barat dengan keunikan pentatonis gamelan Jawa, Sunda, dan Bali. Lebih dari 200 komposisi telah ia ciptakan, yang sarat akan kontemplasi religius. Beberapa karya pentingnya meliputiLakon (1982),Ramadhan (1984)—yang disebut kritikus Franki Raden sebagai karya kontemplatif-meditatif—sertaMalam Takbir,Zikir,Wukuf di Arafah, danDialog Untuk Dua Piano dan Perkusi Bali (1994) yang terinspirasi dari puisi Emha Ainun Nadjib.
Bagi istri pengusaha rotan ini, musik adalah wujud ibadah dan rasa syukur atas karunia Allah SWT. Pengalaman batiniahnya kian mengental pasca-menunaikan ibadah haji pada 1991. Dalam kesadaran religiusnya, ia melepas teknik penciptaan demi mengekspresikan kedalaman batin. Di akhir masa pencariannya yang terekam dalam kliping ini, ia tengah meneliti kemungkinan menjadikantajwid sebagai inspirasi pengolahan nada-nada musiknya. Melalui musik kontemporer, Trisutji berhasil menjelajah estetika sekaligus mengabdi pada hakikat penciptanya.
CATATAN
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.

