Keterangan
Biasanya, dalam memberikan satu analisis atau tinjauan, seorang ekonom selalu bersandar pada satu paradigma atau teori. Sehingga mereka pada umumnya berobsesi membawa obyek analisisnya (masyarakat) kepada satu nilai ideal tertentu. Baik itu berdasarkan paham liberal maupun radikal.
Didin S. Damanhuri adalah pengamat yang mencoba keluar dari belenggu tradisi itu. Segala persoalan makro ekonomi yang dilihatnya –seperti korupsi, kesenjangan, monopoli, kemiskinan, dan ketergantungan pada utang luar negeri– dicoba dilihatnya dengan mengambil jarak pada teori atau model yang sudah baku.
Menurut pengamat ekonom Prof. Dawam Rahardjo, Didin telah melakukan pendekatan ekletik. Artinya, dia tidak mau konsisten pada satu paradigma tertentu. “Dia tak mau disebut liberal, tapi juga enggan disebut sosialis,” ucap Dawam.
CATATAN: Jika Anda sulit untuk masuk di warungarsip.co, silakan hubungi jalur cepat Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp ~ 0878-3913-7459 (Pesan Cepat)





