Tragedi Semanggi 1998: Jakarta Rusuh Lagi

Rp 50.000,00

Penulis: –
Media: ADIL, No. 07, Th. 67
Tahun: 1998, 18-24 November
Halaman: 18-23
Ukuran: 15 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF
  • Lokasi Stok: Gudang Warsip

Stok 20

Keterangan

Isi kliping ini, antara lain:

Persiapan “perang sipil” yang dirancang tentara dan penguasa, mendorong Gus Dur, Megawati, Amien Rais, Sultan HB X mengeluarkan Deklarasi Ciganjur. Mereka melegitimasi SI-MPR dan pemerintahan Habibie, namun suaranya diakomodasi oleh Sidang Istimewa. Salah satu poin utama Deklarasi Ciganjur ini adalah “pemilu merupakan jalan demokratis untuk mengakhiri pemerintahan transisi yang dipimpin B.J. Habibie …”

Deklarasi Ciganjur itu dipandang merupakan kompromi untuk menjauhi kekerasan.

Artikel-artikel dalam kliping ini adalah:

  1. Menghindari Kekerasan Politik ~ 18-20
  2. “Managing Director” Indonesia ~ 18
  3. Akbar Tandjung: Nggak Ada Konsesi dari Habibie ~ 19
  4. Sidang dengan Kain Kafan dan Pengorek Kuping ~ 20-21
  5. Legitimasi SI untuk ABRI ~ 21
  6. Soeharto tetap akan Diusut ~ 21
  7. Setelah Darah Tumpah, Mahasiswa Terus Maju ~ 22
  8. Bentuk Pemerintahan Transisi! ~ 22
  9. Foto: Stanza Anarki ~ 23

Narasumber dalam kliping ini:

Amien Rais
Abdurrahman Wahid
Megawati Soekarnoputri
Sultan Hamengkubuwono X
Dimyati Hartono
Akbar Tandjung
Marzuki Darusman
Didin S. Maolani
Hartono Mardjono
Ghazali Abbas
Letjen TNI Soesilo Bambang Yudhoyono
Letjen TNI Roesandi
Indria Samego
Hendardi

CATATAN:

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/WhatsApp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.