Keterangan
“Menggugat” Peran Ulama Nahdlatul Ulama — Halaman 84
Ulama senior NU, Muhammad Tholhah Hasan, menyoroti adanya kebingungan dan kegagapan di kalangan ulama dalam menghadapi gerak perubahan sosial, ekonomi, serta teknologi yang berjalan sangat cepat. Merespons fenomena tersebut, Lakpesdam PBNU menyelenggarakan Program Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK) guna merevitalisasi nilai tradisi secara kreatif agar para ulama tetap adaptif dan transformatif dalam memelihara umat.
Suara Prihatin atas Tragedi Timor Timur — Halaman 84
Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Jawa Timur yang didukung oleh 32 ormas Islam menyatakan keprihatinan mendalam atas rusaknya fasilitas ibadah umat Islam di Timor Timur dan hambatan renovasi yang terbentur izin otoritas gereja lokal. Melalui maklumat resminya, FUI mendesak pemerintah pusat untuk bersikap tegas menerapkan asas kesatuan hukum nasional tanpa pengecualian serta meminta pertanggungjawaban Uskup Belo terkait dinamika wilayah tersebut.
Islam dan Otonomi Perempuan dalam Keluarga — Halaman 84–85
Pusat Kajian Jepang UI bekerja sama dengan Forum Ilmiah Festival Istiqlal II mengadakan Seminar Nasional Sehari guna mengkaji proporsi hak ekonomi, perlindungan, dan martabat perempuan dalam bingkai ajaran Islam. Forum yang dihadiri oleh para pemikir seperti Prof. Dr. Dawam Rahardjo dan Nursyahbani Katjasungkana ini menekankan mendesaknya pemberian kontrol atas sumber daya ekonomi bagi istri agar kontribusi nyata mereka di ranah domestik tidak terabaikan.
“Tergelincirnya” Dirut Merpati — Halaman 85
Direktur Utama Merpati, Ridwan Fataruddin, terpaksa dicopot dari posisinya akibat polemik penolakannya terhadap rencana pengadaan sewa 16 unit pesawat CN 235 dari PT Arthasaka yang dinilai terlampau mahal dan berisiko membebani keuangan maskapai. Meskipun keputusan tegas Ridwan didukung oleh mantan Dirut Garuda serta berbagai pengamat ekonomi karena kalkulasi bisnis yang objektif, kebijakan akhir Kementerian Perhubungan tetap memutuskan adanya rotasi kepemimpinan.
Wajah Islam Cina di Festival Istiqlal — Halaman 85
Stan kebudayaan Muslim Tiongkok pada gelaran Festival Istiqlal II menarik minat besar masyarakat melalui pameran kaligrafi unik, penayangan dokumenter sejarah, serta maket Masjid Niu Jie Beijing yang telah berusia seribu tahun lebih. Kehadiran eksibisi ini menjadi jembatan informasi mengenai perkembangan pesat pemeluk Islam di Republik Rakyat Cina pasca-reformasi politik 1988, sekaligus menawarkan aneka cendramata khas mulai dari obat tradisional hingga tasbih bersulam asmaulhusna.
CATATAN
Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.





