Bentrok Pemilu 1997: Mega-Bintang dan Gontok-Gontokan Berebut Massa

Rp 50.000,00

Penulis: Bakarudin
Media: PARON
Tahun: 1997, 03 Mei
Halaman: 4-10
Ukuran: 24,7 MB

  • Versi Produksi: Digital/PDF

Stok 20

SKU: KL_9390 Kategori: Label , , , , ,

Keterangan

Sekumpulan kliping ini menyoroti tingginya tensi politik menjelang Pemilu 1997. Artikel berjudul “Gontok-Gontokan Berebut Massa”, misalnya, memaparkan maraknya bentrokan antar-pendukung organisasi peserta pemilu (OPP), khususnya antara massa PPP dan Golkar di berbagai daerah seperti Pekalongan, Solo, dan Pasuruan.

Fanatisme berlebihan dan gesekan di lapangan memicu kerusuhan fisik serta perusakan fasilitas umum. Menanggapi situasi ini, aparat keamanan menyiagakan ribuan personel dengan instruksi tegas dari Brigjen (Pol) Nurfaizi untuk menindak pelaku tindakan brutal demi menjaga stabilitas nasional selama masa kampanye.

Istilah “Mega-Bintang” pada kliping ini merujuk pada penggabungan kekuatan antara massa pendukung Megawati Soekarnoputri (PDI Pro-Mega yang tersingkir) dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang bersimbol Bintang.

Tokoh Moedrick M. Sangidoe menjadi tokoh kunci yang secara terbuka merangkul massa PDI pro-Mega untuk bergabung ke gerbong PPP demi memperkuat suara oposisi dan merebut kursi yang selama ini dikuasai Golkar.

Kehadiran massa “Mega-Bintang” di jalanan sering kali bergesekan langsung dengan pawai pendukung Golkar. Kliping ini mencatat bentrokan fisik di kawasan Sangkrah dan Semanggi, Solo, yang dipicu oleh penghadangan konvoi dan aksi saling ejek antar massa.

Daftar Kliping:

1. Gontok-Gontokan Berebut Massa ~ 4-5

2. Wawancara Moedrick M. Sangidoe, Ketua DPC PPP Solo: Hanya Riak Kecil ~ 6

3. Wawancara Agung Laksono, Ketua DPP Golkar: Jurkam Jangan Memanas-Manasi ~ 6

4. Wawancara Soerjadi, Ketua Umum DPP PDI: Kampanye Bukan Andalan ~ 7

5. Wawancara Maswadi Rauf: Dulu Lebih Aman ~ 7

6. Golkar: Yang Menang Sudah Pasti ~ 8

7. Tim Advokasi Pemilu: Tarik Ulur Pengawas Partikelir ~ 9

8. Affan Gafar, Pengamat Politik UGM: Bukan Datang, tapi Merespon ~ 10

9. Munir, YLBHI: Hak Rakyat Mengontrol ~ 10

10. Sri Soemantri, Pakar Tata Negara: Tidak Memiliki Kewenangan ~ 10

Narasumber:

Brigjen (Pol) Nurfaizi
Moedrick M. Sangidoe, Ketua DPC PPP Solo
Rahardjo, Ketua DPD II Golkar Solo
Syaifullah Dhamanhuri, Ketua DPC PPP Pasuruan
Sarlito Wirawan Sarwono
Bachtiar Aly
Agung Laksono
Soerjadi
Maswadi Rauf
Affan Gafar
Sri Soemantri
Munir
K.H. Ismail Hasan Metareum, Ketua Umum PPP

CATATAN:

Anda bisa menghubungi juru kunci Gudang Warung Arsip via SMS/Whatsapp 0878-3913-7459 (Pesan Cepat), JIKA:
– Kesulitan masuk di situs web warungarsip.co
– Jika dokumen yang Anda cari belum ada di situs web. Sebab, karena kemampuan penyimpanan yang tidak maksimal, sebagian besar kliping tidak bisa diunggah.